Inilah Penyebab Rambut Cepat Beruban

JogjaUpdate.com (27/8/17), Rambut beruban umumnya ditemukan pada orang yang telah berusia lanjut. Namun tidak jarang yang masih berusia 20 sampai 30 tahun mendapati rambut mereka beruban. Sehingga tidak jarang dari mereka yang panik kalau beruban di usia muda. Apakah penyebab rambut cepat beruban?

Seperti yang dimuat Kompas.com Gary Goldenberg, M.D., asisten profesor klinis dermatologi dari sekolah kedokteran di Mount Sinai mengungkapkan rambut beruban disebabkan oleh kurangnya pigmen melamin pada folikel rambut. Folikel ini sebenarnya masih memiliki jumlah melanosir normal, namun berhenti bekerja dan berubah menjadi abu-abu atau putih.

Rambut beruban tidak umum terjadi pada usia muda, karena rambut akan berubah warna mengikuti aturan 50/50. Maksudnya, 50 persen populasi akan beruban pada usia 50 tahun. Tapi menurut Joshua Zeichner, M.D., seorang ahli dermatologi di New York, genetika juga mempengaruhi rambut beruban.

Sehingga ada faktor genetik yang diturunkan oleh orang tua kepada anaknya. Sehingga jika ayah atau ibu rambut cepat beruban, anaknya pun juga bisa beruban di usia muda. “Jika ibu atau ayah Anda memiliki riwayat beruban lebih cepat, kemungkinan juga akan menurun pada Anda,” katanya.

Selain Goldenberg menambahkan, kekurangan vitamin B12 juga bisa mengakibatkan rambut cepat beruban. Seperti diketahui, vitamin B itu penting dan berpengaruh bagi kesehatan rambut. Namun sayangnya, para ahli dan peneliti masih belum mengetahui persis mengapa hal ini bisa terjadi.

Goldenberg juga mengungkapkan ada kaitannya merokok dengan rambut cepat beruban. Gaya hidup tidak sehat seperti merukok ini terkait dengan kekurangan gizi. Selain itu, radikal bebas yang meningkat karena merokok dapat merusak folikel rambut dan menyebabkan rambut lebih cepat beruban.

Faktor lain yang ikut mempengaruhi adalah stres, berhubungan dengan meningkatnya kada kortisol. “Meskipun tidak ada hubungan langsung, stres meningkatkan kadar kortisol, yang meningkatkan radikal bebas yang merusak folikel rambut dan sel yang membuat pigmen rambut,” jelas Goldenberg.

 

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like