JogjaUpdate.com (23/8/17), Praktek kanibalisme atau praktek memangsa makhluk hijup sejenis masih terjadi dan dilakukan sejumlah orang di Afrika. Seperti kasus terbaru yang terjadi di Afrika Selatan, seorang pria kanibal akhirnya menyerahkan diri kepada Kepolisian dengan membawa barang bukti.
Sebelumnya, sekelompok pria yang terdiri dari empat orang dituding telah memperkosa dan membunuh seorang wanita. Setelah melakukan aksi tersbut, mereka lalu memutilasinya dan memakan tubuh korban. Salah satu pelaku akhrinya mengakui dan menyerahkan diri kepada Polisi. “Saya sudah bosan makan daging manusia” kata pria tersebut saat menyerahkan diri.
Menurut yang diberitakan Mirror (22/8/17), pria ini menyerahkan diri dengan membawa barang bukti berupa kaki dan tangan korbannya. Pria ini digambarkan oleh media lokal Afrika Selatan sebagai seorang dukun tradisional. Dia diduga memperkosa, membunuh, dan membantai seorang wanita dengan beberapa terduga lainnya.
Aksi mengerikan ini terjadi di Kota Estcourt, Afrika Selatan. Pelaku kemudian menunjukan tempat kejadian perkara kejahatan yang mereka lakukan tersbut. Dan kedua orang lainnya akhirnya ditangkap karena dicurigai melakukan pembunuhan di daerah tersebut. Satunya diduga masih menyimpan daging dan tubuh korban.
Keempat tersangka yang berumur 22, 29, 31, dan 32 tahun ini telah ditahan dan tengah menjalani proses persidangan. Ketika keempatnya dihadirkan ke persidangan, massa penduduk setempat berkumpul di luar pengadilan Estcourt, sebuah kota di Distrik uThukela di Provinsi KwaZulu-Natal, Afrika Selatan.
Anggota dewan, Mthembeni Majola, mengatakan kalau kemungkinan besar sudah banyak korban dari praktik ini. Apalagi ketika polisi melakukan penyelidikan, ditemukan delapan telinga di pot bunga tempat tinggal salah satu tersangka. Diduga jumlahnya bisa lebih banyak dari yang ditemukan saat ini.
Juru bicara kepolisian Kapten Charmaine Struwig mengatakan, tiga tersangka menghadapi tuduhan pembunuhan dan tuduhan terkait kepemilikan organ dan anggota tubuh manusia. Sedangkan tersangka keempat tuduhan berkaitan dengan kepemilikan organ dan anggota tubuh manusia.
Beberapa tersangka telah mengkonsumsi daging korban, dan beberapa bagian tubuhnya dibagikan kepada tersangka keempat. Namun saat ini baru ditemukan satu orang saja sebagai korban, dan belum diketahui identitasnya. Dan kejahatan mengejutkan ini terungkap karena seorang pria tersebut mengakui perbuatannya.




