Pameran Nandur Srawung XI Dibuka Hari Ini

Tahun ini Nandur Srawung mengangkat tema “WASIAT: Legacy”. Pembukaan Nandur Srawung akan dilaksanakan hari ini, Kamis, 15 Agustus 2024, pukul 19.15 di Taman Budaya Yogyakarta.

Dian Lakshmi Pratiwi, S.S., M.A., Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) D.I. Yogyakarta rencananya akan membuka Pameran Nandur Srawung XI di Taman Budaya Yogyakartra, dan akan dimeriahkan oleh penampilan Dub Youth x Wayang Polah dan Artutala

Mengusung lima nilai visi Nandur Srawung, yaitu inklusi, rekreasi, edukasi, inovasi, dan kolaborasi, pada penyelenggaraan kesebelas ini, Nandur Srawung menghadirkan program yang dapat diikuti oleh publik seni dan masyarakat umum.

Pameran ini merayakan warisan seni rupa dari para seniman pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar terhadap dunia seni rupa dan sejarah Indonesia. Tidak hanya merayakan karya seni yang menginspirasi, tapi juga mengeksplorasi bagaimana warisan tersebut mempengaruhi seniman masa kini dalam berbagai aspek seperti sosial, budaya, dan artistik

Nandur Srawung XI kali ini menghidupkan kembali jejak para maestro, menjalin warisan masa lalu dengan kreativitas masa kini. Seni rupa menjadi medium yang menghubungkan tradisi juga menciptakan dialog lintas generasi.

Pameran Nandur Srawung XI berlangsung dari 15 – 28 Agustus 2024 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta. Pameran terbuka untuk umum dan gratis, dapat dikunjungi setiap hari dari pukul 11.00 – 21.00 WIB.

Pameran Nandur Srawung XI “WASIAT: Legacy” akan menampilkan 81 karya dari 75 seniman, yang menggali berbagai interpretasi pribadi tentang makna wasiat dalam seni.

Tim kurator membagi ruang pameran menjadi beberapa klaster berdasarkan periode perkembangan seni rupa di Indonesia.
Pembagiannya sebagai berikut: Bangsa Merdeka dan Rayuan Pulau Kelapa (1945 – 1955); Suara Rakyat dan Gelanggang Warga Dunia (1955-an hingga 1965); Lantunan Lirisisme dan Perayaan Bentuk (1965-1975); Menggali Akar dan Mendobrak Batas (1975-an hingga 1985-an); Pengembara di Dunia Mental dan Mimbar Bebas (1985-an hingga 1995-an); Seni Publik dan Media Baru (1995-an hingga 2005-an); dan Seni Pop dan Kampung Global (2005-2015).

Tahun ini Nandur Srawung XI akan menghadirkan program acara yang menarik seperti Bursa Seni, Srawung Sinau (lokakarya bersama praktisi), Nandur Gawe (residensi seni), Gallery Tour, dan banyak program menarik lainnya.

Pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam program harian Nandur Srawung, yang akan diumumkan selanjutnya melalui akun instagram @nandursrawung.

kampungbet
dhwSeng on InstagramdhwSeng on Tumblr
dhwSeng
Adminnya JogjaUpdate

dhwSeng

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like