Mengenal Gejala-Gejala Ebola

-myjoyonline-

Setelah mengenal Ebola sebagai virus yang paling mematikan. Ada baiknya kita mengetahui gejala-gejalanya.

Gejala-gejala awal berupa demam, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, dan kurangnya nafsu makan. Setelah itu ada gejala lanjutan berupa muntah, diare, sakit perut, ruam, dan dalam beberapa kasus perdarahan internal dan eksternal. Perdarahan ini sering terjadi di mata, hidung atau mulut.

Gejala terpapar virus Ebola biasanya terjadi dalam waktu 2-7 hari setelah infeksi, meskipun masa inkubasi 21 hari tidak pernah terdengar.

Virus Ebola mampu menduplikat dirinya sendiri hingga berjuta-juta dalam sel darah. virus itu kemudian meledak dari sel-sel dan menghasilkan protein yang membuat kekacauan. Seperti di ungkapkan Direktur pengendalian infeksi dari Universitas Boston, AS.

Protein yang dikenal dengan Ebolavirus glikoprotein itu masuk pada sel-sel di bagian dalam pembuluh darah dan meningkatkan kemampuan mereka, dalam menembus sel sehingga menyebabkan darah bocor keluar. Virus kemudian mengganggu kemampuan tubuh mengolah aliran darah hingga orang yang terjangkit virus akan mengalami gejala hemoragik.

Ebola mampu mengelabui pertahanan alami tubuh manusia dengan memblokir sinyal sel-sel darah putih ke sistem kekebalaan tubuh. Dengan demikian sel darah putih tidak bisa menyerang mereka. Ebola bahkan dapat menempel dan menginfeksi sel kekebalan sehingga bisa ikut menyebar ke seluruh tubuh. Dengan leluasa, Ebola kemudian bisa menginfeksi organ vital seperti hati, ginjal, limpa dan otak. Pada dasarnya, virus Ebola mematikan fungsi semua sel-sel tubuh.

Sulit untuk mengenali gejala awal penyakit ini karena mereka tidak spesifik. Akan tetapi, jika pasien diterapi cairan dan elektrolit secara intensif secara benar, memungkinkan mereka cukup waktu untuk memulihkan sistem kekebalan tubuh mereka sendiri. Mereka dapat bertahan hidup dari virus yang mematikan ini.

Pengisolasian pasien yang terkena Ebola, wajib dilakukan. Para pekerja medis dan laboratorium juga harus waspada akan tingginya resiko ketika melakukan tes darah pada penderita. (080814)

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like