Etika Berkomunikasi di Grup Chat

JogjaUpdate.com (5/5/17), Perkembangan teknologi sekarang juga diikuti dengan maraknya aplikasi percakapan online atau chat. Aplikasi chatting seperti Whatsapp, BBM, Line, atau Telegram biasanya juga menyediakan fitur grup chat. Sama halnya dengan bersocial media atau internet, kita juga perlu etika berkomunikasi di grup chat lho!

Etika berkomunikasi tidak hanya berlaku di dunia nyata saja saat kita bertemu langsung dengan orang lain. Namun etika juga berlaku dalam internet dan bersocial media, juga dalam chatting dan grup chat. Apa saja sih yang perlu kita ketahui mengenai etika berkomunikasi di grup chat ini?

1. Jangan Melempar Topik Tengah Malam

Lihat dulu jam berapa sekarang saat ingin melemparkan topik pembicaraan dalam grup chat. Jangan melempar topik pembicaraan ketika tengah malam, karena notifikasi chat akan menggangu anggota grup yang ingin beristirahat. Ingat malam hari itu waktunya istirahat, tidur, menyiapkan tenaga untuk kegiatan esok hari.

2. Jangan Berbicara Hanya Ke Satu Orang

Ingat apa yang kamu ungkapkan dalam grup chat tersebut akan dibaca oleh semua anggota grup. Jika ingin berbicara dengan salah satu orang saja, mending menggunakan percakapan pribadi saja. Pembicaraan panjang panjang lebar kamu dengan satu orang itu hanya membuat penuh notifikasi anggota grup lainnya yang menjadi penonton.

3. Perkenalan Diri

Jika kamu baru masuk dalam sebuah grup chat dan ingin ikut berbicara,  alangkah baiknya memperkenalkan diri terlebih dahulu. Karena biasanya nama kamu belum tercatat dalam kompatak anggota grup lainnya. Orang juga tidak tahu ini siapa anak baru yang tengah berbicara dalam grup.

4. Pembicaraan Sesuai Tujuan

Pasti ada alasan dan tujuan kenapa grup chat tersebut dibuat. Bisa komunikasi dalam pekerjaan, anggota keluarga, alumni sekolah, klub hobby, atau kepanitiaan. Hindarilah pembicaraan yang diluar topik atau tujuan dari grup ini. Karena tidak semua orang bisa menerima pembicaraan di luar topik-topik grup tersebut.

5. Pamit Jika Ingin Meninggalkan Grup

Tidak semua orang ingin terus-terusan dalam sebuah grup chat. Ada kalanya dia tidak lagi minak akan isi diskusinya, atau tidak cocok akan grup chat tersebut. Nah, jika ingin meninggalkan grup chat, alangkah baiknya kamu berpamitan dengan cara mengumumkannya di grup chat. Terlebih lagi kamu bisa mengungkapkan alasan kenapa meningaalkan grup chat tersebut.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer