Daftar 10 Kota Paling Macet di Indonesia, Kota Yogyakarta Masuk

JogjaUpdate.com (27/02/18), Menurut lembaga riset Inrix, tingkat kemacetan kota-kota di dunia mengalami kenaikan. Termasuk dengan kota-kota di Indonesia yang juga disurvei sepanjang 2017. Lalu kota mana yang menjadi kota paling macet di Indonesia?

Dan menurut riset tersebut, inilah 10 kota paling macet di Indonesia:

1. Jakarta

Sudah dapat diperkirakan, Ibu Kota Republik Indonesia ini di posisi teratas dengan jaringan jalan paling padat. Jakarta bahkan berada pada daftar 25 kota-kota termacet di dunia yang peringkatnya naik ke posisi 12 dibandingkan 2016 pada posisi 22.

Lama waktu yang dihabiskan pengendara ketika macet mencapai 63 jam dalam setahun. Perbedaan waktunya hanya 1 jam lebih singkat dibandingkan Bangkok yang pada 2017 mengalami penurunan lama kemacetan dibandingkan 2016. Selain itu, rata-rata waktu yang dihabiskan pengendara saat macet adalah 20 persen.

2. Bandung

Sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat, Bandung berada di posisi kedua setelah Jakarta. Lama waktu kemacetan di Bandung juga mengalami peningkatan dibanding 2016, yaitu mencapai 46 jam dalam setahun.

Secara keseluruhan, lama waktu pengendara terjebak kemacetan mencapai 22 persen. Sedangkan pada hari biasa di luar jam sibuk, persentasenya 24 persen. Pada saat jam sibuk, persentase kemacetan naik menjadi 27 persen.

3. Malang

Kota Malang ternyata lebih macet dari Surabaya yang menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Timur. Kota terbesar kedua di Jawa Timur membuat pengendara harus menghabiskan waktu selama 45 jam dalam setahun di tengah macet dengan persentase keseluruhan 23 persen.Pada jam sibuk, kemacetan naik menjadi 27 persen dibandingkan di luar jam sibuk yaitu 24 persen.

4. Yogyakarta

Tingkat kemacetan di Kota Yogyakarta setara dengan Kota Malang, di mana pengendara menghabiskan waktu 45 jam terjebak di jalan dalam setahun. Secara persentase, waktu kemacetan di Kota Yogyakarta mencapai 24 persen. Pada jam sibuk dan di luar jam sibuk, perbandingannya adalah 27 persen dan 26 persen.

Baca: Jumlah Kendaraan Di Kota Yogyakarta Naik Hingga 200%

5. Padang

Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat ini menduduki posisi kelima mengalahkan Medan yang sama-sama kota besar di Pulau Sumatera. Pengendara harus terjebak selama 45 jam dalam setahun di jalanan Padang dengan rata-rata persentasenya 24 persen.

Pada jam sibuk, tingkat kemacetan melonjak sampai 29 persen melebihi Jakarta yang hanya 24 persen. Sedangkan di luar jam sibuk, tingkat kemacetan rata-rata 26 persen.

6. Medan

Tidak sedikit industri yang membangun pabriknya di Kota Medan, sehingga membuat kemacetan sulit dihindari. Lama waktu di Kota Medan dalam setahun mencapai 42 jam dengan persentase 20 persen.

Persentase waktu pengendara yang terjebak dalam kemacetan mencapai 25 persen pada saat jam sibuk dan 23 persen di luar jam sibuk.

7. Pontianak

Di Ibu Kota Kalimantan Barat ini pengendara harus terjebak di kemacetan selama 40 jam atau 22 persen. Pada saat jam sibuk, waktu pengendara yang habis di jalan ketika macet mencapai 24 persen. Sedangkan di luar jam sibuk, persentase waktu pengendara ketika macet 23 persen.

8. Surabaya

Kota terbesar kedua di Indonesia ini berada di posisi 8 dengan tingkat kemacetan 16 persen.Lama waktu pengendara ketika macet mencapai 37 jam dalam setahun.

9. Semarang

Semarang sering dilanda banjir akibat rob yang tidak jarang menyebabkan macet. Tingkat kemacetan di Kota Semarang mencapai 17 persen dan rata-rata lama waktu yang dibutuhkan pengendara 37 jam dalam setahun. Pada jam sibuk persentase waktu berkendara meningkat menjadi 21 persen dan 19 persen di luar jam sibuk.

10. Denpasar

Pengendara di Ibu Kota Provinsi Bali, harus bertahan terjebak di kemacetan selama 30 jam dalam setahun. Sebagai hub pariwisata di Indonesia, Denpasar memiliki persentase kemacetan keseluruhan mencapai 15 persen.

kampungbet

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like