Sebelum Beli Rumah, Cari Tahu Dulu Keangkeran dan Mistisnya

JogjaUpdate.com (24/10/17), Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum beli rumah, bukan cuma harga, lokasi, dan desainnya. Juga terkait dengan unsur mistis juga perlu untuk diperhatikan. Wujudkanlah rumah idaman kamu yang aman, nyaman, dan betah untuk dihuni.

Menurut yang dimuat Hantupedia.com (5/9/17), berikut ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum beli rumah berdasarkan unsur mistis dan keangkeran:

1. Memeriksa asal-usul tanah

Jika membeli rumah bekas atau second, cari dahulu asal-usul dari tanah dari rumah tersebut. Apakah dahulu daerah tempat rumah ini dibangun merupakan tempat angker atau tempat yang ditakuti banyak orang. Misalnya saja tanah bekas kuburan, atau bekas gedung tua yang dikenal angker dan mencekam.

2. Hindari rumah yang gelap

Salah satu karakter dari tempat angker yaitu terlihat gelap. Walaupun di sekitar rumah terasa terang, namun belum tentu bagian dalam rumah akan ikut terang juga. Rumah yang gelap menandakan suhu ruangan yang rendah, dan dipercayai menjadi tempat kesukaan makhluk halus.

3. Hindari rumah dekat bangunan tua

Di perkotaan banyak sekali ditemukan daerah yang memiliki banyak bangunan lama era kolonial. Kebanyakan rumah kuno ataupun rumah bekas Kolonial memiliki suasana yang mistis. Dan bisa saja masih dihuni oleh makhluk halus atau roh gentayangan, dan sering dianggap angker.

4. Rasakan suasana rumah yang akan dibeli

Jika hendak membeli rumah, jangan cuma melihat dari foto yang ditawarkan. Sebaiknya datang langsung dan survei langsung keadaan rumah yang hendak dibeli. Masuki ke segala sudut dan ruangan rumah untuk merasakan suasananya. Cari tahu ada tempat menyeramkan dan membuat bulu kuduk merinding atau tidak.

5. Bertanya

Malu bertanya, maka rumah berhantu! Jangan malu untuk bertanya dan mencari informasi seputar rumah yang hendak kamu beli. Bisa dengan cara bertanya pada warga setempat atau tetangga. Lebih jeli mempelajari sejarah rumah tersebut, apakah pernah terjadi pembunuhan, apakah angker atau tidak.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like