Inilah Alasan Kenapa Sayur Bersantan Lebih Enak Setelah Dihangatkan Berkali-kali

JogjaUpdate.com (16/12/17), Pernahkah merasa sayur bersantan lebih enak setelah dinget atau dihangatkan berkali-kali? Ketika hari ini dimasak dan tidak habis dimakan, maka akan dihangatkan lagi untuk esok hari. Dan ternyata di keesokan harinya, sayur bersantan ini terasa lebih enak. Penasaran tidak sih kenapa ini bisa terjadi?

Banyak orang menganggap ini hanya mitos sayur bersantan saja. Namun ternyata ada penjelasan mengenai fenomena sayur bersantan yang tambah enak setelah dihangatkan berkali-kali. Hal ini terjadi karena kandungan dalam santan kelapa yang digunakan dalam masakan seperti jangan lombok maupun gudeg.

Baca: Apa Bedanya Gudeg Basah Dan Gudeg Kering?

Dalam santan kelapa, mengandung protein dan gula. Saat dipanaskan kembali, kadar santan akan berkurang. Di kondisi inilah akan ada reaksi Maillard atau browning. Reaksi ini akan terjadi saat masakan dengan bahan santan kelapa dipanaskan dengan suhu mencapai 154 derajat celcius.

Saat itu, protein akan bereaksi dengan gula dan membentuk molekul-molekul kecil yang sedap rasanya. Karena itulah mengapa sayur bersantan yang dipanaskan kembali terasa lebih gurih dan nikmat. Tidak hanya itu saja, reaksi yang sama pada santan ini juga terjadi saat memanggang steak daging atau ikan.

Walaupun rasanya tambah enak setelah dihangatkan kembali, sayangnya sayur atau masakan bersantan ini tidak tahan lama. Selain itu mudah sekali terjadi pertumbuhan bakteri berbahaya bagi kesehatan ketika dingin. Sebaiknya jika tidak dimakan pada hari itu masakan langsung dimasukkan dalam kulkas, dan hangatkan jika ingin dinikmati kembali.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like