Hotel Sheraton Pasang Pita Merah Raksasa Memperingati Hari AIDS Sedunia

Yogyakarta (02/12/14), Sheraton Mustika Yogyakarta kembali melakukan aksi sosialisasi dan kampanye dalam rangka Hari AIDS Sedunia yang tahun ini jatuh tepat pada Senin, 1 Desember 2014. Sedikit lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya mengenakan pita merah di sisi kiri pada seluruh karyawan frontliner dan jajaran manajerial, semenjak seminggu sebelumnya mulai tanggal 24 Desember hingga Senin (01/12/14) kemarin.

Pemasangan 3 pita merah raksasa yang ditempatkan pada titik terpopuler, yaitu; 2 pita merah di monumen pintu masuk Sheraton Mustika dan 1 lainnya di areal meja resepsionis lantai 7. Kedua titik potensial tersebut dinilai paling banyak dan selalu terlihat oleh orang umum, baik tamu menginap atau pengunjung spa dan lounge.

Tingkat keterlihatan pita merah super besar ini lebih ditujukan kepada menonjolnya nilai estetik dari simbol HIV/AIDS yang harapannya dapat mengundang banyak pihak untuk lebih ‘melihat’, mengambil gambar kemudian dibagikan ke sosial media hingga menjadi viral dan memancing pertanyaan publik untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai arti pita merah tersebut.

Pemberian sosaialisai dan penyuluhan kepada seluruh karyawan di level Board of Directors hingga Supervisors pun dilaksanakan pada tanggal 26 November 2014 lalu dengan tujuan yang lebih luas yaitu pihak Sheraton Mustika Yogyakarta mampu mengedukasi dan memberikan informasi yang tepat mengenai HIV/AIDS kepada seluruh tamu yang berkunjung dan juga masing-masing keluarganya.

Diskusi dan forum yang berisi poin-poin penting dan sensitif mengenai HIV/AIDS ini disampaikan langsung oleh tim dari KPA DIY (Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Istimewa Yogyakarta) yang berbasis di Jl. Sriti 20F, Demangan Baru.

Sheraton Mustika Yogyakarta, ingin menegaskan dan berpesan akan 3 hal utama; memberikan dukungan serta toleransi terhadap penderita yang positif terkena HIV ataupun AIDS, pendoa bagi para rekan dan kawan yang telah tiada karena virus ini dan harapan bagi masa depan yang lebih baik akan ditemukannye penyembuh dari virus penghancur daya tahan tubuh ini.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like