Tips Membuat Password Aman Dan Tidak Mudah Dibobol

JogjaUpdate.com (18/8/17), Sudah amankah password yang kamu pakai? Apa masih pakai password pasaran seperti nama manta, tanggal lahir atau kata-kata umum lainnya. Memang menjadi mudah diingat, namun tidak membuat password aman. Password semacam itu mudah untuk dibobol hanya dengan menebak-nebak saja.

Pemerintah Amerika Serikat merekomendasikan pemmbuatan password dengan menggunakan simbol-simbol seperti ‘sH4N1^luCu’. Password seperti ini sulit ditebak manusia, namun sangat mudah dibaca komputer. Alternatifnya banyak yang menyarankan dengan membuat kata acak seperti ‘yz57hUx’. Tapi tidak semua orang bisa mudah untuk mengingat kata acak ini.

Lalu bagaimana cara membuat password yang aman dan tidak mudah ditebak manusia maupun komputer? Tenang, berikut ini ada beberapa tipsnya:

1. Password Panjang

Seperti yang dimuat LifeHacker, peretas memiliki sejumlah cara dan program khusus untuk membajak password. Biasanya menggunakan program berupa database password yang sering digunakan orang. Untuk mengatasinya, bisa dengan membuat password panjang yang sederhana.

Misalnya dengan “kadal bintit kecoa bunting babi ngepet” namun password ini dibuat tanpa menggunakan spasi. Password ini relatif mudah diingat dengan mengandalkan imajinasi. Untuk lebih membuatnya aman, bisa dikombinasikan dengan huruf kapital pada pemenggalan katanya atau angka.

2. Uji Password

Setelah memiliki password yang panjang, kini saatnya menguji seberapa amankan. Ada sejumlah situs yang bisa membantu menguji seberapa aman password yang kamu buat ini. Diantaranya ada howsecureismypassword.net dan passwordmeter.com. Situs ini menguji seberapa aman dari password yang kamu buat dengan bermacam parameter.

3. Gunakan Aplikasi

Ada beberapa aplikasi yang terpercaya untuk membuat password secara aman dan menyimpannya agar kamu tidak lupa. Aplikasi semacam ini akan memudahkan membuat password dan mengingatkan kamu ketika lupa. Ada beberapa aplikasi sperti ini, diantaranya 1Password, KeePass dan LastPass.

4. Jangan Simpan Password di Browser

Beberapa browser seperti Opera, Safari, Mozzila, dan Chrome memiliki fitur untuk menyimpan password. Namun tidak disarankan untuk menyimpannya disana, karena tahun lalu sejumlah password di Opera telah berhasil diretas. Dengan modal password browser yang diretas, pembajak ini bisa memakai semua password yang tersimpan di dalamnya.

5. Gunakan Two-Factor Authentication

Fitur Two-Factor Authentication ini telah disediakan oleh sejumlah layanan internet seperti Google maupun social media. Dimana akan membutuhkan dua langkah untuk verifikasi sebelum mendapatkan akses. Ada yang melalui pengiriman kode otentikasi melalui SMS, atau ada yang melalui apliasi tertentu.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like