Polisi Bawa Pria Berlumuran Darah Minta Pertolongan, Tapi Ditolak Rumah Sakit

JogjaUpdate.com (25/10/17), Sebuah video beredar heboh di grup Facebook Info Cegatan Jogja (ICJ). Dalam video tersebut menampilkan Polisi bawa pria berlumuran darah ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Namun sayangnya, permintaan pertolongan ini ditolak rumah sakit.

Video tersebut dipostingkan akun Facebook Aulia Fetra ke grup ICJ pada Hari Selasa (24/10/2017) malam. Dalam postingan itu, Aulia Fetra menyematkan lokasi RS Hidayatullah, Kota Gede. Disebutkannya pria yang berlumuran darah tersebut berada di mobil patroli Polisi membutuhkan pertolongan namun ditolak rumah sakit.

“Korban Pengeroyokan di Wil.Polsek Umbulharjo. Pak Polisi sudah membantu untuk membawa ke RS terdekat karena korban luka sangat parah di kepala berlumuran darah dan tidak sadarkan diri.tapi Pihak RS tidak berkenan atau knp sempat tadi ada perdebatan pak polisi dengan perawat RS tersebut. Monggo yg lebih tahu infonya di tambahi. Nuwun,” tulis akun Aulia Fetra.

Menurut yang diberitakan Jogja.Tribunnews.com (25/10/17), Kapolsek Umbulharjo, Kompol Sutikno menceritakan, kronologi itu berawal dari adanya perkelahian antar warga. Perkelahian terjadi saat pentas orgen tunggal di acara hajatan warga di padukuhan Semaki Gede, Semaki, Umbulharjo.

Petugas Polisi yang berada di lapangan langsung tanggap mengamankan keadaan. Polisi berhasil merelarai pertikaian tersebut, namun ada korban dalam kondisi luka parah di bagian kepala. “Korban bernama Bayu Ardianto, dia dikeroyok warga lantaran membawa sajam dan bertikai dengan penonton lain,” tuturnya.

“Bayu tergeletak luka, dan pendarahan di bagian kepala, sehingga petugas segera membawanya ke rumah sakit terdekat,” ujarnya. Namun, sesampainya di rumah sakit, petugas Rumah sakit itu tidak mau menangani saudara Bayu. “Katanya, alat medisnya tidak memadahi, sehingga terjadi percakapan seperti yang ada di video itu,” ungkap Kapolsek.

Kompol Sutikno menambahakan pihaknya tidak tahu mengenai prosedur penanganan di rumah sakit. Namun, ia menyayangkan adanya peristiwa tersebut. “Kami tidak menyalahkan siapapun. Karena memang saya juga tidak paham operasional di rumah sakit. Tapi seharusnya kan, korban seperti itu bisa ditangani dengan pertolongan pertama dulu,” urainya.

Kapolsek Umbulharjo ini mengungkapkan kini kondisi korban sudah membaik dan tengah menjalani perawatan medis di Rumah sakit Bhetesda, Yogyakarta. “Kini kondisinya sudah stabil. Sudah keluar dari ruang ICU,”ucapnya.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like