Pergelaran dan Pameran Wearable ART, Penyeimbang Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Yogyakarta (19/12/15), Seni yang dapat dipakai atau dikenakan yang biasanya merujuk pada desain busana, perhiasan, dan aksesoris lainnya yang diciptkan sebagai ekspresi seni yang dapat digunakan atau dikenakan. Produk-produk wearable-art Yogyakarta menitikberatkan kepada ‘craftmanship’, ‘fine-craft’ dan pola produksi ‘ethical fashion‘, menjadi salah satu tawaran untuk ‘mengimbangi’ industri fashion dunia.

‘SIMULACRA’ WearableArt – Inspirasi Dari Yogyakarta, fashion show yang sedianya akan digelar di Hotel Harper Mangkubumi nanti malam (19/12/15) mengedepankan isu WearableArt sbg karakter produk kreatif Yogyakarta melalui dunia fashion. Pergelaran ‘Simulacra’ didukung oleh perupa senior & muda, kriyawan, desainer, sastrawan & musisi. Pergelaran & pameran seni busana yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta.

“SIMULACRA” yang merupakan akronim dari seni inspirasi, tradisi, eksplorasi, kolaborasi, & eksperimentasi. WearableArt juga menawarkan daya dukung kepada perajin, crafter lokal menuju value & ruang yang lebih meluas.

Pilihan strategis menjadikan WearableArt dalam mengimbangi ready to wear fast fashion dan tech couture yang sarat kapitalisme, SDM & teknologi WearableArt juga secara signifikan dapat membangun sektor SDM, tradisi riset & penelitian, berkesinambungan & tanpa batas dengan kualitas tetap menjadi yang utama.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like