Pembangunan Kawasan Selatan Jawa berhadapan Dengan Ancaman Tsunami

-kaskus-

kawasan selatan Jawa akan dihidupkan melalui pembangunan sejumlah infrastruktur penting, termasuk bandara internasional baru. Namun, ada dilema. Rencana pembangunan itu berhadapan dengan ancaman tsunami dari Laut Selatan Jawa.

Sejumlah infrastruktur penting akan dibangun di pantai selatan Jawa, khususnya Yogyakarta, di antaranya Jalan Lintas Selatan Jawa sepanjang 1.556 kilometer. Jalan itu akan menghubungkan lima provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.  Hal itu tertuang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2009-2029.

Untuk mendukung infrastruktur transportasi udara, akan dibangun bandara internasional Yogyakarta di Pantai Glagah, Kecamatan Temon, Kulon Progo. Bandara baru itu untuk menggantikan Bandara Adisutjipto di Maguwoharjo. Selain itu, jaringan rel kereta api dari Pelabuhan Perikanan Tanjung Adikarto menuju Kalimenur, Sentolo, juga akan dibangun.

Menurut kajian peneliti Balai Pengkajian Dinamika Pantai-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPDP-BPPT), menyatakan, daerah pantai selatan Jawa, termasuk selatan Yogyakarta, rentan dilanda tsunami. Karena itu, selain bandara baru, rencana proyek jalan lintas dan kereta api selatan Jawa mesti menghitung faktor tsunami.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like