‘Los Skut Leboys’ Album Baru SORE Setelah 7 Tahun Hibernasi

Jogjaupdate.com (10/09/15), Hadir dengan konsep minimalis plural SORE saat ini, sebagai bandit ibukota yang tengah menikmati masa santai. SORE meluncurkan ‘Los Skut Leboys’ yang bisa diibaratkan senja di tengah gurun yang bergairah.

Lebih dari satu dekade tetap ada dan masih terus berkarya, tentunya bukan hanya sekedar untuk membicarakan pembuktian sebuah eksistensi.

Tidak muluk-muluk akan sebuah nilai yang ada ini dihargai dan diperlakukan dengan hati. Serta mendapat mimpi dan nasib di tengah industri musik Indonesia, semuanya dikembalikan ke pendengar dan pencinta musik.

SORE sebagai isyarat “nyeleneh” dengan prestasi “One of Five Asian Albums Worth Buying” yang dilansir majalah Time Asia, juga termasuk jajaran dalam “150 Greatest Indonesian Albums of All Time” versi majalah Rolling Stone Indonesia.

Empat belas karya yang dirangkum dalam kurun waktu panjang sejak 2008 saat ini, tanpa kemustahilan pemaparan milik kuartet, Ade Firza Paloh (Gitar/Vokal), Awan Garnida (Bass/Vokal), Reza Dwi Putranto (Gitar/Vokal), Bemby Gusti Pramudya (Drum/Vokal) menjadi pelepas dahaga.

Setelah 7 tahun hibernasi untuk album penuh, secara filsuf artinya adalah senja tanpa musim paceklik. Pemilihan “Los Skut Leboys” sebagai estetika adalah mimpi besar yang belum usai. Sama seperti halnya kebahagiaan terbesar seorang laki-laki itu adalah bisa berkumpul dengan teman-teman sejatinya dan melakukan apa yang ia suka.

Bekerjasama dengan RooftopSound Records dan nama-nama besar seperti Aghi Narottama, Adink Permana, Sigit Pramudita sebagai jajaran produser, selain mengajak musisi tamu seperti Aji Gergaji (The Milo), Alvin Witarsa, Harry Winanto, Adra Karim, Ricky Surya Virgana dan John Navid (White Shoes and The Couples Company), Joko Anwar dan Aimee Saras, sekaligus Monica Hapsari didaulat sebagai yang menggambarkan ilustrasi untuk cover album ini.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like