Jelang Liburan Akhir Tahun, Ribuan Siswa Yogyakarta Menerima Vaksin Booster

JogjaUpdate.com ~ Ujian akhir semester ganjil sudah selesai, bersamaan dengan itu libur Natal dan Tahun Baru sudah di depan mata. Hampir seluruh siswa sekolah di Yogyakarta akan menghadapi liburan semester sekaligus liburan akhir tahun. Jelang liburan akhir tahun 2022 ini, ribuan siswa di Yogyakarta telah menerima vaksin booster COVID-19, yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda & Olahraga Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda & Olahraga Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggandeng Program Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP) melalui Save the Children Indonesia dan PKBI DIY meluncurkan Program Percepatan Vaksinasi COVID-19 untuk remaja.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Drg. Pembajun Setyaningastutie, M.Kes mengatakan, masih ada potensi gelombang peningkatan kasus COVID-19 akibat virus yang terus bermutasi. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terkait ekonomi dan pendidikan harus terus berjalan dan meningkat, terutama pada usia produktif dan para pelajar yang sebentar lagi harus meneruskan pembelajaran di bangku kuliah.

Baca juga:
Makanan Yang Meningkatkan Konsentrasi Dalam Beraktivitas
Hasil Penelitian: Terlalu Banyak Punya Mainan Malah Bikin Anak Tidak Kreatif
Hasil Penelitian, Nonton Film Horor Berdampak Baik untuk Kesehatan
Jebul Mematikan Notifikasi HP Bisa Mengurangi Stres

Menurut data Dinas Kesehatan DIY, persentase booster pertama untuk anak Sekolah Menengah Atas (SMA) hanya sebesar 5,6%. Rendahnya angka vaksinasi COVID-19 dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya sentra vaksin yang hanya terpusat di puskesmas dan rumah sakit, dengan intensitas minim, yakni hanya satu kali seminggu. Hal tersebut menyebabkan sulitnya bagi remaja usia sekolah untuk mengakses layanan vaksinasi di antara jadwal sekolah.

“Terima kasih kepada AIHSP, Save the Children dan PKBI DIY yang telah bersedia membantu Pemerintah Daerah DIY melaksanakan kegiatan vaksinasi COVID-19 dosis booster bagi remaja menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2023. Vaksinasi dosis booster ini diharapkan dapat membuat generasi muda tidak mudah terkena COVID-19 atau jika terkena hanya dengan gejala yang ringan dan tidak berakibat kematian,“ tutur Pembajun.

“Kami belum pernah melakukan vaksinasi dosis 1, 2, ataupun booster. Peserta didik sebelumnya mengikuti vaksinasi di layanan kesehatan yang disediakan. Kali ini, percepatan vaksinasi dan booster dilakukan di sekolah masing-masing,” ujar Basuki, S.Pd, M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY.

“Bila tidak dilakukan percepatan booster maka dikhawatirkan angka kasus covid-19 pada awal tahun nanti kembali naik drastis seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Program Manajer Vaksinasi Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DIY, Heri Agus Setianto disela vaksinasi booster pelajar di SMKN 5 Yogyakarta, Rabu (21/12/2022).

Rendahnya angka vaksinasi booster di tingkat pelajar, menurut Heri bukan tanpa alasan. Sentra vaksin yang hanya terpusat di puskesmas dan rumah sakit pada jam-jam tertentu dari pagi hingga siang hari menyulitkan pelajar untuk mendapatkan suntikan tersebut. Sementara pada jam-jam tersebut, para pelajar harus mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Akibatnya mereka tak bisa mengakses booster meski membutuhkan.


Baca juga:
Pentingnya Vaksinasi Sebelum Pernikahan
5 Hal Penting Yang Harus Kamu Ketahui Tentang Imunisasi
Jebul Lulusan SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta Diminati Di Luar Negeri
Jangan Sepelekan 5 Hal Ini Saat Kuliah

Dalam wawancara terpisah, Budhi Hermanto selaku Direktur Eksekutif PKBI DIY menyatakan bahwa, kerja kolaborasi antara pemerintah dan berbagai organisasi ini untuk membantu percepatan penanganan pandemic covid 19 di Indonesia. “Tentu kita semua berharap agar pandemi covid-19 ini segera berakhir. Upaya kami bersama pemerintah dan dukungan AIHSP-Save The Children adalah ikhtiar bersama untuk menghadapi pandemi yang faktanya masih terjadi di dunia,” ungkap Budhi Hermanto.

Sejak Agustus 2022, AIHSP melalui Save the Children Indonesia dan PKBI DIY mencatat, 5.059 vaksinasi COVID-19 inklusif telah didapatkan oleh masyarakat kelompok rentan di DIY, termasuk penyandang disabilitas, lansia, perempuan, dan masyarakat marjinal. (211222/22)

dhwSeng on InstagramdhwSeng on Tumblr
dhwSeng
Adminnya JogjaUpdate

dhwSeng

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like