Ini 7 Penyebab AC Mobil Tidak Dingin

JogjaUpdate.com (04/11/17), Air Conditioner (AC) sudah tidak asing lagi berada di dalam mobil, bahkan menjadi fitur wajib. Namun kadang-kadang AC mobil tidak terasa dingin seperti saat masih baru. Kinerja AC mobil yang tidak dingin lagi membuat tidak nyaman, apalagi saat siang hari yang terik.

AC mungkin bukan bagian terpenting dalam mobil, namun sangat berpengaruh pada kenyamanan pengendara dan penumpang. Karena itulah perawatan AC mobil harus diperhatikan. Dan berikut ini ada beberapa penyebab AC mobil tidak dingin lagi menurut yang dimuat situs resmi bengkel AC Rotary Bintaro:

1. Refrigerant atau Freon sudah habis

Freon bisa habis atau berkurang jika terjadi kebocoran pada sambungan pipa atau selang. Sambungan tersebut bocor bisa karena sudah aus atau usia pakainya. Bocor bisa juga karena adanya kerusakan pada relief valve kompresor. Kerusakan ini bisa membuat Refrigerant atau Freon habis dan AC mobil kurang dingin.

2. Kotoran pada Kondensor

Kondensor berfungsi untuk membuang panas yang dilepaskan kompresor. Jika pada Kondensor terdapat kotoran, akan mengakibatkan AC mobil tidak dingin di siang hari. Kondensor harus rutin dibersihkan akan tidak terjadi penumpukan kotoran dan timbul karat. Agar dapat membuang panas dengan sempurna.

3. Motor extra fan mati

Coba periksa bagian extra fan yang terletak di depan kondensor, apakan berputar atau tidak. Extra fan yang rusak atau tidak berputar akan menghambat proses kondensasi. Proses kondensasi inilah yang membuat suhu di kondensor turun, yang akhirnya menghasilkan udara dingin ke kabin mobil.

4. Kerusakan Kompresor

Cek apakah kompresor mengalami aus atau kerusakan dengan tanda sight glass berwarna hitam. Jika sight glass berwarna hitam, ini mengindikasikan receiver dryer atau expansion valve terhambat oleh kotoran. Segeralah ganti kompresor AC mobil jika mengalami kondisi ini.

5. Kelebihan tekanan pada sistem AC mobil

Kelebihan tekanan bisa disebabkan oleh pengisian oli kompresor yang melebihi batas. Kondisi ini akan membuat tekanan pada freon meningkat dan mengakibatkan kompresor menjadi panas. Dengan panasnya kompresor, dapat mengganggu kinerja maupun proses kondendsai.

6. Penyumbatan Evaporator

Penyumbatan pada evaporator bisa disebabkan oleh debu atau kotoran yang membuat aliran udara dari blower menjadi terhambat. Jika aliran udara ini terhambat, akan membuat sirkulasi AC terganggu. Maka perhatikan kebersihan dari filter AC, disitulah tempat menempelnya debu dan kotoran.

7. Fan belt atau Drive Belt putus

Jika Fan belt atau Drive Belt putus, maka putaran mesin tidak akan tersalurkan ke kompresor. Sehingga kompresor tidak bisa berjalan dengan normal dan freon tidak akan bersirkulasi. Yang pastinya akan menyebabkan AC mobil tidak dingin hanya mengeluarkan angin biasa saja.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like