Ini 4 Mitos Es Krim yang Harus Kamu Ketahui

JogjaUdate.com (10/03/2019), Suka makan es krim? Pasti tahu dengan anggapan es krim bisa membuat sakit batuk pilek? Itu baru satu di antara beberapa mitos es krim yang merebak.

Banyak yang menyalahkan es krim sebagai salah satu penyebab dari sederet penyakit. Karena itu banyak orang tua yang melarang anaknya untuk menikmati es krim.

Baca Juga : Sakit Kepala Saat Makan Es Krim? Ini Penjelasan Medisnya

Padahal es krim kan enak, dan ada banyak manfaat yang didapatkan dari menikmatinya. Apalagi untuk menyegarkan hari-hari di kala panas melanda.

Berikut ini 4 mitos es krim yang banyak merebak di masyarakat selama ini.

1. Es krim bikin batuk

Jika kamu batuk setelah makan es krim, kemungkinan terjadi karena perubahan suhu. Akibatnya, saluran pernapasan jadi iritasi.

Bisa juga karena produk olahan susu yang mempengaruhi air liur dan menyebabkan lendir jadi kental. Lendir ini yang mengiritasi bagian belakang tenggorokan.

Anak yang sehat tidak akan terangsang jadi sakit hanya karena makan es krim,” kata Emilia E Acmhmadi, MSc seorang health coach.

Baca Juga : Benarkah Makan Es Krim Bikin Batuk Dan Pilek? Ini Penjelasan Dokter

Para pakar mengatakan es krim bisa menyebabkan batuk apabila terbuat dari susu dan krim nonpasterurisasi dan dalam kondisi tidak higienis.

2. Saat flu tidak boleh makan es krim

Es krim sering dikaitkan dan disalahkan sebagai penyebab dari flu. Padahal flu disebabkan oleh adanya infeksi bakteri atau virus.

Jika penyebab flu adalah infeksi virus, rasa nyeri akan hilang dengan sendirinya. Bila karena infeksi bakteri, kamu butuh antibiotik untuk menyembuhkannya.

Russel Steele, MD, dari University School of Medicine, New Orleans, menyebutkan bila mengalami radang karena infeksi virus, es krim malah bisa jadi pereda nyeri.

Es Krim juga bisa jadi sumber energi yang bagus jika menggunakan bahan berkualitas. Dan es krim yang baik bukan dibuat dengan perasa, melainkan bahan asli.

Baca Juga : Tips Menyimpan Es Krim Agar Tidak Mengeras Dan Tetap Lembut

3. Es krim bikin gendut

Bisa jadi kamu menggendut sehabis makan es krim. Tapi jika es krim yang kamu makan punya kalori tinggi. Bisa dari gula, susu, dan krim yang ada pada es krim.

Apalagi jika es krim yang dibuat berasa dari susu kental manis yang punya kandungan gula tinggi. Belum lagi tambahan karamel dan macam-macam di topingnya.

Es krim yang sehat, tidak memberikan tambahan seperti gula, telur, maupun toping berlebihan. Juga bisa dari susu rendah lemak yang tidak akan membuat gendut.

4. Dingin kok makan es krim?

Biasanya jika kedinginan orang akan memilih makan yang hangat-hangat dibandingkan es krim. Karena kebanyakan orang takut akan kedinginan.

Namun tahukah kamu, udara yang dingin membuat es krim tidak mudah meleleh. Juga membuat kandungan di dalamnya terjaga keawetannya.

Tidak ada pengaruhnya mengkonsumsi es krim ketika berada di suhu dingin. Malah kamu bisa menikmatinya dengan nikmat tanpa takut meleleh.

Baca Juga : Jebul Rasa Es Krim Favorit Bisa Mengungkap Kepribadian Seseorang

Itulah tadi 4 mitos es krim yang banyak beredar di masyarakat. Namun ingat, konsumsi es krim yang sehat dan higienis bukan yang sembarangan.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like