Hari Kesehatan Mental Dunia HIMPSI-DIY Lakukan Bantuan Psiko-Sosial Kepada Korban Bencana Alam

Yogyakarta (11/10/16), Hari Kesehatan Mental Dunia yang jatuh pada tanggal 10 Oktober setiap tahunnya, menjadi momentum bagi Himpunan Psikologi Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (HIMPSI-DIY). Untuk aktif berkontribusi meningkatkan kesadaran masyarakat dunia tentang isu-isu kesehatan mental di masyarakat dan memobilisasi upaya dalam mendukung kesehatan mental.

HIMPSI-DIY menerjunkan 10 orang relawan dari Relawan Psikologi Gadjah Mada (REPSIGAMA) untuk memberikan bantuan psiko-sosial kepada korban bencana alam banjir bandang di Garut, Jawa Barat. Kegiatan ini terfokus pada dua kategori pengungsi, pada pengungsi anak-anak, Relawan Psikologi Gadjah Mada akan memberikan bantuan psikososial berupa Psychological First Aid, sementara itu pengungsi remaja akan mendapatkan sosialisasi menajemen bencana.

“Hari kesehatan mental dunia tahun ini mengusung tema psychological first aid, sehingga HIMPSI-DIY menerjunkan relawan sebagai trigger untuk para garda depan agar menguasai bantuan pertama psikologis” ungkap Ketua HIMPSI-DIY, Helly P. Soetjipto dalam keterangan pers yang diterima redaksi.

Garda depan yang dimaksud adalah para tenaga kesehatan, guru, pekerja komunitas, polisi, dan sebagainya. Sekarang di puskesmas-puskesmas juga sudah ada psikolog, mereka inilah yang menjadi ujung tombak untuk melakukan pertolongan pertama psikologis.

Masyarakat juga perlu memahami apa itu kesehatan mental dan bagaimana tindakan cepat tanggap psikologis, karena masalah psikologis tidak hanya terjadi di daerah bencana ataupun daerah konflik.

“Masalah psikologis bisa terjadi kapan saja, pada siapa saja. Misal pada anak yang stress karena tugas yang banyak, atau karena nilai rapornya menurun. Teman atau saudara yang tertimpa musibah, entah kehilangan uang, perhiasan, gawai, ataupun kekasih,” ungkapnya lagi.

Psychological first aid merupakan bagian kecil dari penanganan jangka panjang untuk memastikan bahwa siapapun yang membutuhkan pertolongan atau tindakan lanjutan dapat menerima petolongan tersebut baik secara kesehatan fisik, kesehatan mental, maupun pelayanan sosial.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like