Digerebek Saat Judi, Pak Dukuh Langsung Kejang-kejang dan Pingsan

JogjaUpdate.com (26/5/17), Polisi menggerebek empat warga Pedukuhan Blubuk, Desa Sendangsari, Kecamatan pengasih, Kulonprogo ketika tengah berduji. Dan salah satu pelaku perjudian tersebut adalah perangkat desa setempat, yang kejang-kejang dan pingsan setelah ditangkap.

Menurut yang dirilis Jogja.Tribunnews.com, keempat pelaku tersebut antara lain SGY (50), KDM (49), ERD (50), dan CI (50). Keempatnya ditangkap ketika tengah asik bermain judi kartu pada hari Kamis (25/5/2017) pukul 03.00 dinihari. Aksi perjudian ini dilakukan di rumah CI yang tidak lain adalah kepala dukuh setempat.

Dalam penggerebekan ini, jajaran Kepolisan Sektor Pengasih mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp800 ribu, 6 set kartu koa atau ceki yang masih baru, 113 lembar kartu ceki yang digunakan untuk bermain, serta sebuah tikar plastik. Penggerebekan ini beradasarkan laporan warga akan tindak perjudian.

“Petugas menerima informasi adanya aktivitas perjudian di Blubuk yang meresahkan warga. Setelah kami laklukan lidik lapangan, ternyata memang betul ada perjudian sehingga langsung kami tindaklanjuti dengan penggerebekan dan mengamankan empat pelaku,” kata Kapolsek Pengasih, Kompol Kuswanto.

Menurut yang dirilis HarianJogja.com, CI mengalami kejang-kejang dan pingsan ketika menjalani pemeriksanaan di Mapolsek Pengasih, di hari yang sama. Lalu petugas membawa CI ke rumah sakit untuk segera mendapatkan penanganan medis. Setelah mendapatkan perawatan petugas medis, CI dibawa pulang ke kediamannya disertai penjagaan petugas untuk memulihkan kondisinya.

Kapolsek Pengasih memperkirakan kalau kejadian ini karena pelaku mengalami shock atas penangkapan dirinya tersbut. Hal ini membuat fisiknya langsung menjadi drop lalu kejang-kejang kemudian pingsang. “Kalau sudah sehat, kami akan tetap meminta keterangan darinya,” kata Kuswanto.

Nanitnya setelah kondisi pulih, petugas akan kembali melanjutkan pemeriksaan kepada CI. Dan sampai saat ini keempatnya disangkakan dengan pelanggaran tindak pidana perjudian, pasal 303 KUHP. Mereka berempat terancam atas hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like