BMKG: Curah Hujan Di Jogja Mulai Menurun

JogjaUpdate.com (1/3/17), Seperti diberitakan sebelumnya, wilayah Jogja dan sekitarnya berada di puncak musim penghujan. Puncak musim penghujan ini ada di penhujung bulan Februari. Dan pada awal Maret ini diprediksi curah hujan di Jogja mulai menurun secara perlahan. Walau telah menurun namun potensi terjadi hujan tetaplah ada.

Penurunan curah hujan ini berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY. “Di bulan Maret ini wilayah DIY masih berpotensi terjadinya hujan dalam kategori sedang hingga lebat, terutama di siang sampai sore hari,” kata Djoko Budiyono, Kepala kelompok Operasional Staklim Mlati BMKG DIY.

Walau demikian, Djoko Budiyono menungkapkan kalau dibandingkan bulan Februari, curah hujan di awal Bulan Maret mengalami sedikit penurunan. Hal ini dikarenakan puncak musim hujan berada di akhir bulan Februari. Dari kondisi terakhir memperlihatkan adanya hujan dengan intensitas sedang-tinggi.

Hal ini disibankan oleh daerah pertemuan (konvergensi) dan perlambatan angin , kelembaban yang tinggi dilapisan atas atmosfer (diatas 80 %) adanya anomali suhu permukaan laut yang lebih hangat dari kondisi normalnya memicu pertumbuhan awan-awan konvektif terutama di siang-sore hari.

Kondisi seperti menyebabkan potensi hujan di wilayah Jogja dengan curah hujan di atas 50 mm/hari disertai petir dan angin kencang. Untuk tinggi gelombang laut diperairan selatan selama satu minggu kedepan diprediksi sekitar 1,25 hingga 2,5 meter. Masyarakat dihimbau berhati-hati akan potensi bencana yang masih mungkin terjadi.

Menurut Djoko Budiyono, pada bulan April wilayah Jogja dan sekitarnya memasuki pergantian musim atau pancaroba. Kemudian pada akhir bulan April diprediksi telah memasuki musim kemarau.

jogupcom on Instagramjogupcom on Tumblr
jogupcom
Adminnya JogjaUpdate

jogupcom

Adminnya JogjaUpdate

You May Also Like