19 Desa di Bantul Mulai Kekurangan Air Bersih

JogjaUpdate.com (14/9/17), Dampak musim kemarau panjang masih terjadi di beberapa wilayah. Seperti di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa tempat mengeluhkan kekurangan air bersih. Setelah wilayah Gunungkidul dan Kulonprogo, kini kabar terbarunya beberapa desa di Bantul juga mulai keluhkan kekurangan air bersih.

Menurut data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, terdapat satu desa di satu Kecamatan yang berada di Bantul telah dilanda kekeringan. Namun menurut yang dimuat Jogja.Tribunnes.com, setidaknya ada 19 desa di Bantul yang mengeluhkan kekurangan ari bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Dwi Daryanto juga tidak menampik bila kemarau panjang tahun ini menyebabkan stok air bersi di beberapa wilayah Bantul menipis. Tidak semuanya kekeringan, namun kekurangan stok air bersih. “Kalau saya melihatnya bukan kekeringan, melainkan kekurangan stok air bersih,” ungkapnya.

Ditambahkan Daryanto, bukan hanya satu desa di satu Kecamatan saja. Namun ada 19 desa di Bantul yang mengalami kekurangan stok air bersih. Desa-desa ini rata-rata tersebar di wilayah perbukitan Bantul seperti Pajangan dan Mangunan. “Perlu diketahui 19 desa ini bukan terus semuanya kekurangan air, namun hanya di beberapa dusun dari 19 desa tersebut,” tambahnya.

Dari ke 19 desa tersebut yang sepenuhnya mengalami kekurangan stok air bersih, seperti salah satu dusun di wilayah Mangunan. Dusun tersebut hanya ada satu hingga tiga RT saja yang mengalami kekurangan air. “Sementara di Pajangan ada dua dusun, diantaranya Guwosari dan Triwidadi,” katanya.

Agung Pratnyawan on FlickrAgung Pratnyawan on GoogleAgung Pratnyawan on InstagramAgung Pratnyawan on Twitter
Agung Pratnyawan
Content Writer
Freelance Content Writer and Web Developer

Agung Pratnyawan

Freelance Content Writer and Web Developer

You May Also Like